Summary tugas kontek
Bab 6 Bilangan
Angka ada di mana-mana. Seorang insinyur menggunakan angka-angka untuk mendeskripsikan sesuatu secara kuantitas, berbeda dengan orang awam yang mendeskripsikan sesuatu secara kualitas.
Setiap Negara memiliki standard cara penulisan angka. Dalam sistem penulisan Amerika, titik “.” digunakan untuk memisahkan bilangan desimal dengan bilangan bulatnya, sedangkan koma “,” digunakan untuk memisahkan setiap 3 angka bilangan bulat. Misal : 4,378.31. Sedangkan sistem penulisan angka yang digunakan di Eropa adalah sebaliknya. Misal : 4.378,31. Angka pecahan desimal antara -1,0 dan +1,0 harus diawali dengan angka 0 di depannya. Misal : 0,31.
Angka dapat dibagi menjadi 2 kelompok, bilangan integer dan bilangan real.
Integer (untuk menghitung) didapat hasil yang tepat apabila perhitungan dilakukan dengan benar, contoh : jumlah apel di piring ada 3 buah.
bilangan real (untuk mengukur), pasti terdapat kesalahan dalam hasilnya, karena dibutuhkan angka penting yang tidak terbatas dalam mempresentasikan suatu hasil yang paling tepat. Contoh: salah satu apel tersebut memiliki
bilangan real yang akurat menunjukkan perhitungan yang sangat mendekati nilai benar, sedangkan bilangan real yang tepat berarti angka yang sama didapat setelah melakukan berkali-kali pengukuran. Ketepatan dalam pengukuran ini dapat terganggu apabila terdapat random errors ataupun systematic errors.
Systematic error menyebabkan hasil yang salah,sedangkan random error menghasilkan ketidakpastian.
Semakin baik suatu bilangan, semakin banyak angka penting yang ditampilkan.. Setiap angka yang didapat dari perhitungan eksak yang berkaitan dengan matematika memiliki angka penting. Ketika menampilkan suatu operasi matematika dalam angka real sangat penting untuk menuliskan angka-angkanya dalam angka penting.
Bab 7 Tabel dan Grafik
Summary
Sebuah tabel memuat varibel terikat dan bebas dalam setiap barisnya. Sebuah tabel yang baik harus menyertakan judul dan kolom yang dapat memberitahu tabel apakah yang kita sajikan dan satuan-satuan yang digunakan. Walaupun table sangat berguna dalam proses menginput data ke computer atau kalkulator, data dalam grafik sulit diinterpretasikan dan sulit dicerna secara langsung oleh otak manusia. Oleh karena itu kita perlu untuk menyajikan data yang kita dapat dalam bentuk grafik.
Sebuah grafik yang baik harus memiliki judul dan keterangan mengenai axis dan ordinat. Grafik dibagi menjadi 3, yaitu grafik rectilinier, semi-log dan log-log
Sebuah persamaan linear digambarkan sebagai sebuah garis lurus dalam grafik recrilinear, sebuah persamaan eksponensial digambarkan sebagai sebuah garis lurus dalam grafik semilog, dan sebuah power equation digambarkan sebagai sebuah garis lurus dalam grafik log-log. Ketika meregresi data (sebagai contoh, menentukan sebuah persamaan dari data), yang paling baik digunakan adalah grafik rectilinear. Jika data tersebut merupakan sebuah persamaan linear, gambar dari grafik y terhadap x merupakan garis lurus; jika data tersebut merupakan sebuah persamaan eksponensial, sebuah plot dari log y terhadap x merupakan garis lurus, dan jika data tersebut merupakan power equation. (Catatan: Sebagai pengganti, logaritme natural bisa digunakan.) Banyak persamaan lain akan digambarkan secara lurus dalam grafik rectilinear dengan memanipulasi variabel seperlunya. Sebagai contoh, grafik log P terhadap 1/T akan berupa garis lurus jika P adalah tekanan uap mutlak dan T adalah temperatur mutlak dari sebuah cairan dalam kesetimbangan dengan uap.
Interpolasi adalah proses pengembangan di antara poin-poin data dan ekstrapolasi adaalah proses dari pengembangan di luar poin-poin data. Walaupun ekstrapolasi sedikit beresiko, interpolasi secara umum aman. Biasanya, interpolasi linear digunakan.
Regresi linear merupakan sebuah proses untuk menemukan garis lurus terbaik yang sesuai dengan data. Metode dari pemilihan poin bisa digunakan untuk memantau data dan menemukan garis lurus terbaik. Metode regresi linear kuadrat terkecil bahkan lebih teliti lagi.
Satuan Internasional merupakan sistem pengukuran metriks yang digunakan sebagai dasar sains hampir di seluruh negara di berbagai belahan diunia, kecuali
Sistem Internasional muncul ketika peradaban manusia tiba pada masa komersialisasi. Satuan standard sangat diperlukan pada masa komersialisasi agar tidak terjadi ambiguitas dalam suatu proses transaksi.
Dalam sistem satuan internasional dikenal 7 macam dimensi dan satuan dasar:
Panjang [L] : Meter.
Massa [M] : Kilogram
Waktu [T] : Sekon
Kuat Arus [A] : Ampere
Intensitas Cahya [I] : Candela
Julah Zat [N] : Mole
Suhu [Ө] : Kelvin
Panjang
Pada awalnya panjang 1 meter didefinisikan sebagai jarak dari kutub utara ke garis kathulistiwwa melalui Paris dibagi menjadi 10 juta meter. Kemudian dibuat suatu meter standar dari batang yang terbuat dar campuran platina-iridium.
Tetapi, meter standar ini sangat susah dibuat ulang dan sangat rentan terhadap kerusakan. Oleh karena itu, dibuat suatu definisi baru dari satu meter, yaitu, sama dengan 1 650 761.73 kali panjang gelombang sinar jingga yang dipancarkan oleh atom-atom krypton-86 dalam ruang hampa pada satu loncatan listrik.
Pada perkembangan berikutnya, panjang satu meter didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh oleh cahaya tampak (dalam ruang vakum) dalam selang waktu 1/299 792 458 sekon.
Massa
Memiliki satuan standar kg, adalah massa sebuah kilogram standar yang terbuat dari campuran iridium dan platina yang disimpan di lembaga timbangan dan ukuran internasional. Pengukuran dengan menggunakan kilogram standar ini masih jauh lebih teliti bila dibandingkan dengan pengukuran massa dengan menggunakan metode spektografi massa. Hal inilah yang menyebabkan satuan massa belum di-atomkan.
Definisi waktu satu sekon adalah waktu yang dibutuhkan oleh atom cesium-133 untuk melakukan getaran sebanyak 9 192 631 770 kali.
Satu ampere didefinisikan sebagai kuat arus tetap yang jika dialirkan melalui 2 kawat sejajar yang sangat panjang, akan menyebabkan gaya 2/10 000 000 newton.
Intensitas Cahaya
Satu candela didefinisikan sebagai intensitas suatu sumber cahaya yang memancarkan radiasi monokromatik pada frekuensi 540 000 000 000 000 hertz dengan intensitas sebesar 1/683 wat per steradian dalam arah tersebut.
Jumlah Zat
Satu mole didefinisikan sebagai jumlah zat yang mengandung unsur elementer zat tersebut dalam jumlah sebanyak jumlah atom karbon dalam 0.012 kg karbon-12.
Suhu Termodinamika
Satu kelvin didefinisikan sebagai 1/273,16 kali suhu termodinamika titik triple air.
Keunggulan Sistem Satuan Intrnasional
Sistem satuan internasional memiliki keunggulan seperti pada sistem satuan metrik, yaitu sistem desimal. Satuan tiap besaran fisis dapat dinyatakan dalam satuan pokok SI, yaitu m, kg, dan s hanya dengan menggunakan awalan. Awalan menyatakan kelipatan yang semuanya adalah pangkat dari 10.
Awalan-awalan tersebut adalah:
Piko : 1/1 000 000 000 000
Nano : 1/1 000 000 000
Mikro : 1/1 000 000
Mili : 1/1 000
Senti : 1/1 00
Desi : 1/10
Tera : 1 000 000 000 000
Giga : 1 000 000 000
Mega : 1 000 000
Kilo : 1 000
Hekto : 1 00
Deka : 1 0
Bab 9.KONVERSI SATUAN
Dalam perhitungan dan pekerjaan engineer, kesalahan dalam konversi satuan adalah penyebab yang kesalahan perhitungan yang paling sering ditemui. Dalam perhitungan dan pekerjaan engineer, suatu perhitungan dan angka-angka harus dilengkapi dengan satuan. Hal ini penting, karena walaupun dalam suatu perhitungan angka yang dihasilkan benar, tetapi tanpa satuan angka-angka tersebut dapat berarti salah atau tidak berarti sama sekali.
Ketika mengubah atau mengkonversi satuan, faktor konversi adalah suatu hal yang sangat penting untuk diketahui, agar suatu satuan dapat diubah menjadi satuan lain dengan harga yang tepat. Faktor konversi dapat diperoleh dari definisi tiap satuan atau dari hasil percobaan.
Aturan Dalam Perhitungan
Dalam operasi penambahan dan pengurangan, semua angka yang ditambahkan atau dikurangkan harus memiliki satuan yang sama.
Sedangkan dalam operasi pengalian dan pembagian, satuan tiap angka dalam operasi diperlakukakn sama dengan angka-angka tersebut dan digunakan sebagai variabel dari angka-angka tersebut.
Datum
Datum adalah titik acuan yang digunakan untuk melakukan pengukuran. Misalnya untuk mengetahui jarak antara lantai 2 dan lantai 4 dari suatu gedung, kita tidak dapat langsung mengetahuinya tanpa melakukan pengukuran jarak antara kedua lantai secara langsung. Tetapi, dengan menggunakan suatu titik acuan, kita dapat mengetahui jarak antara kedua lantai tanpa melakukan pengukuran.
Untuk kasus tersebut, kita dapat menggunakan lantai dasar sebagai titik acuan, telah diketahui sebelumnya bahwa tinggi lantai 2 adalah 10 meter dari lantai dasar, dan tinggi lantai 4 adalah 40 meter dari lantai dasar, maka dapat kita ketahui jarak antara kedua lantai adalah 30 meter.
Tekanan
Adalah gaya yang bekerja pada suatu daerah tertentu. Tekanan gas didapat dari benturan-benturan yang terjadi antara molekul-molekul gas dengan dinding wadah penyimpanannya. Sedangkan tekanan hidrostatik dihasilkan oleh berat dari cairan atau gas.
Temperatur
Temperatur dapat didefinisikan sebagai tingkat getaran molekul-molekul suatu zat. Dalam suhu tinggi, molekul-molekul/atom-atom zat tersebut bergetar lebih cepat, sebaliknya pada suhu rendah, molekul-molekul/ atom-atom zat tersebut bergerak lebih lambat. Bahakan, pada suhu 0 mutlak, yaitu o kelvin, molekul-molekul/atom-atom semua zat akan diam sempurna (berhenti bergerak).
Ada empat jenis skala pengukuran suhu yaitu:
Celcius : 0-100oC
Rankine : 0-80oR
Fahrenheit : 32-212oF
Kelvin : 273-373K

